Memulai hidup zero waste alias bebas sampah alias super minim sampah itu super mudah sebenarnya and not to mention is super FUN & STYLISH! (talking about living with style?).

Acuhkan saja tulisan Cara memulai zero waste life di link ini (versi lebih detail jika kamu sudah lebih siap mental dan punya banyak peniti hati) jika step by stepnya bikin kamu pusing dan malah tidak termotivasi.

Kita cuma butuh untuk secara konsisten mengikuti 3 langkah dibawah ini:
1. Observasi
Lihat, cermati
Dilema sampah dimana-mana, dari desa apalagi kota yang jadi sumber terbesar sampah, minimal tonton The Plastic Ocean.

2. Telaah, evaluasi & pikir-pikir
Pikir alasan kenapa sih kita ingin mengurangi sampah kita?
Mulai dari tempat sampah di rumah kita masing-masing. Jenis sampah apa sih yang paling banyak kita hasilkan. Dengan mengetahui sumber sampah kita, kita jadi bisa berpikir untuk alternatif/solusi.
Lihat keseharian kita dan keluarga (jika kamu tinggal bersama keluarga), seperti apa sih gaya hidup kita dan produk yang kita pakai sehari-harinya, misal sehari-harinya selalu makan di luar/restaurant, karena kerja 8-5, atau kamu ibu rumah tangga seperti aku, yang selalu membuat makanan hingga camilan sendiri (no beli-beli versi jadi). Seminggu sekali jalan-jalan makan di luar dengan semua anggota keluarga, setiap harinya anak-anak bersekolah dan makan siang di sekolah, dsb.
Pikir apa saja barang yang bisa kita jadikan alternatif versi nggak nyampah, misal kantong belanja plastik diganti dengan kantong belanja kain yang bisa dipakai berulang-ulang, sikat gigi bambu menggantikan sikat gigi plastik, dan banyak alternatif lainnya.
Bayangkan & Rasakan apa yang kamu butuhkan untuk bisa lebih bahagia agar gaya hidup ini menyenangkan dan bisa langgeng buat dijalani dan bukan jadi ikutan musiman saja. Misal nih, buat aku, barang yang kami miliki kudu berkualitas dan cantik, sampai pisau cukur jadulku kudu aku jatuh cinta tiap melihatnya. Find what trully makes you happy BUT be WISE, be REALISTIC! 

3. Bertransisi
Mulai menggunakan alternatif yang bisa dipakai berulang, bisa didaur ulang, dikomposkan. Misal, kain pembersih wajah vs kapas wajah, sapu tangan vs tisue.
Selalu bawa tas belanja dan botol minum sendiri kemanapun kamu bepergian, better safe than sorry.
Bye-bye plastik semaksimal mungkin, ganti barang plastik yang kadar tidak sehatnya paling tinggi, misal lunch box, gelas, rantang, tempat penyimpanan makanan di kulkas, dsb. Pastikan plastik-plastik ini jika masih bagus kalian donasikan, atau jika sudah jelek, pastikan kirim ke pengepul plastik/rombengan/bank sampah untuk didaur ulang. Jika nggak yakin sama tukang rombengannya, kirim sendiri ke pengepul sampah.
Belanja grosir & tanpa wadah, produk lokal, sustainable, organik is best, untuk mengurangi sampah bahkan tanpa sampah jadinya.
Bikin sendiri, I can just tell you, come and buy from Green Mommy Shop, tapi sayangnya kan nggak semua kalian ada di Malang. Ada banyak hal di keseharianmu yang kamu butuhkan, dan nggak ada alternatif tanpa sampah kalau beli, misal saos tomat, saos sambal, kecap, pasta gigi nggak pernah cocok sama buatan GMS, your best zero waste solution is to simply make your own.
Sederhanakan hidupmu, rumahmu, liat apa saja barang di rumah, yang tidak dipakai, tidak lagi disukai, dan terlalu ribet pemeliharaan atau pemakaiannya (bikin sebel punya barang itu), donasikan, jual second hand, recycle jika tidak ada opsi lain. Baju kalau dipake seringnya cuma 4 pasang, nggak perlu punya 12 pasang.
Belajar jadi Kreatif, Nggak punya kain lap dapur lagi, udah hancur, dikomposin, jangan beli dulu, liat kain bekas apa yang ada di rumah yang bisa di alihfungsikan buat lap.

Terakhir, ingat-ingat dengan 6R, or whatever R works for you! 

Deasi