Home Education untuk Usia Preschool

Berikut ini sekilas tentang apa yang saya ajarkan ke anak-anak kami diusia preschool yaitu : sejak lahir hingga sekitar usia 3 tahun.

Home Education untuk Usia Preschool
Materi : Persiapan untuk membaca, menulis, dan matematika; usia bayi – 3 tahun
Waktu yang dibutuhkan: mulai dari 5-10 menit perhari untuk setiap materi, dan secara bertahap ditingkatkan hingga 30 menit perhari diusia 5 tahun (atau senyaman si anak/bukan senyaman orangtua).

Usia Preschool : Bayi baru lahir hingga berusia tiga tahun

Pengajaran terbaik untuk anak, adalah exposure bahasa yang kita berikan ke si anak,
sejak baru lahir.

Membaca
Matikan televisi ataupun gadget lainnya. Menonton tayangan apapun terutama yang berasal dari televisi komersial yang penuh dengan iklan, meski misal itu adalah film kartun untuk anak diusia ini is a lot already. Jauhkan si anak dari penggunaan gadget apalagi tanpa supervisi.

Banyak berbicara kepada si anak. Talk, talk, talk, berbicaralah dengan bahasa orang dewasa, bukan bahasa bayi, atau menirukan bahasa bayi. Berbicaralah ketika kita melakukan aktivitas bersama mereka; misal, “Listen, I’m making a call to daddy with the telephone. I’m dialing the phone, now the phone is ringing, oh, daddy is picking up the phone now. Hi Daddy!”. Dengan banyak berbicara dan bercerita, kita memberikan dasar keahlian verbal kepada sang anak. Si anak akan dengan otomatis belajar kata-kata yang dipergunakan untuk merencanakan sesuatu, berpikir, untuk menjelaskan sesuatu perihal. Dan mereka akan dengan sendirinya bisa menganalisa, bagaimana struktur bahasa itu, baik penggunaan frase, hingga kalimat lengkap.

Membaca untuk si anak sesering mungkin. Membaca buku yang sama berulang-ulang; repetisi menjadi dasar keahlian membaca dan menulis.

Bertanya kepada si anak yang sudah bisa berbicara, tentang cerita yang dibacakan, misal “What happen to the turtle in the story Anny?”

Ajarkan abjad dan bunyi abjad, juga contohkan penggunaannya dalam kata-kata yang sering dia gunakan dikesehariannya. Misal, a, a, Apple, b, b, book!.

Menulis
Biarkan anak mencoret-coret buku gambar, kertas bekas. Ajarkan cara memegang pensil yang benar,tuntun cara membuat lingkaran berlawanan arah jarum jam (sebagian besar abjad penulisannya berlawanan arah jarum jam). Menulis di pasir, dengan pensil besar, atau apapun yang cocok dengan usia si anak. Cara seperti ini akan mempersiapkan si anak untuk keahlian menulis ketika sudah waktunya untuk menulis.

Matematika
Penuhi dunia si anak dengan bahasa matematika praktis ketika dibutuhkan secara alami. Dengan demikian, si anak akan dengan mudah mengerti konsep dan simbol matematika. Bermain matematika seperti menghitung jari, menghitung sampai angka 5, menghitung sambil berlompat, berhitung sambil bermain petak umpet, dll, misal “Zahra, mommy is going to cut this banana for you and Yasmeen. So I have to cut it into 2, so you can have half each”. Ketika si anak sudah nyaman dengan keahlian dasar, mereka akan nyaman ketika diajarkan materi matematika sederhana selanjutnya.

Catatan Penting:
Ketika kita memberikan pengetahuan atau mendidik anak di rumah, kita tidak perlu membedakan antara peran kita sebagai pengajar dan orang tua. Pendidikan itu sejatinya dimulai sejak anak baru lahir. Kita tidak perlu khawatir membuat kesalahan. Learning is a life long journey. Jangan merasa terintimidasi dengan profesi “Guru”. We can be the best teacher for our kids, because we simply know them best and we love them unconditionally and one thing we have in our mind for our teaching and nurturing goals is to see them success to be the real khalifah in this life journey.

Oh ya, alasan kenapa keahlian pembuka dunia pengetahuan anak menurut kami sekeluarga dan banyak pendidik lainnya adalah membaca, menulis dan matematika, karena alasan yg sangat sederhana, hidup kita itu, ya sehari-harinya butuh bahasa, baik lisan dan tulisan dan kebutuhan hidup lainnya adalah penggunaan matematika. Tanpa ketiga keahlian ini, akan sangat sulit untuk mengembangkan pengetahuan anak. Ketiga keahlian ini adalah dasar untuk mengembangkan kemampuan “logika” yang merupakan langkah berikutnya dalam tumbuh kembang alami seorang manusia.

Detail keseharian belajar preschool sesuai pembagian diatas ada di link ini yang sudah pernah saya share sebelumnya.

Semoga bermanfaat.
ps: seperti biasanya, saya mohon maaf bahasanya ngaco.. berusaha pake bahasa Indonesia, tapi kok ya saya baca sendiri ngk nyaman, anyway.. I hope it helps.

Advertisements

2 thoughts on “Home Education untuk Usia Preschool

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s