Ramadhan Journal + Tips Zero Waste hari ke 14

Fakta!
1. “Popok sekali pakai memiliki implikasi terhadap kesehatan diantaranya seperti ruam kronis, ganguan pernafasan, infertiliti, kanker testiker, kerusakan liver, penyakit kulit, dll”.

2.”Pembuatan dan penggunaan popok sekali pakai dan popok kain menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui dalam jumlah yang sangat besar dan jumlah tersebut bisa dialokasikan untuk kebutuhan hidup manusia yang memiliki prioritas lebih tinggi seperti produksi makanan”.

Tadinya aku pikir dengan menggunakan popok kain, kami sekeluarga akan sangat mengurangi dampak lingkungan, ekonomi dan kesehatan terhadap pilihan untuk kenyamanan dari penggunaan popok sekali pakai.

Ternyata kenyamanan menggunakan popok kain juga harus kami bayar dengan kenyataan yang tidak menyenangkan! (berdasarkan temuan-temuan terkini akan dampak produksi dan penggunaan popok kain dan pengalaman pribadi).

Popok kain dan training pants kain juga memiliki dampak negatif dari produksi hingga penggunaannya.

Senjataku bekerja sambil momong batita:
1. celana dalam anak yang banyak
2. kain basah untuk mengelap kotoran pee or poo (pengganti tisue basah)
3. Handuk bekas, baju bekas, keset handuk tuk menyerap ompol n other accident!
4. Clodi dipakai untuk bepergian, tidur malam dan jika mommy super sibuk ada tamu, sedang tidak enak badan dan emergency lainnya.

underwear.jpg

So lets dive in!

Dampak Negative penggunaan Disposable Diaper/Popok sekali pakai
1. Berbagai masalah kesehatan dan kulit seperti ruam dan alergi bahkan infeksi pada alat kelamin anak, dll.
2. Racun dari bahan kimia sintetis dan pestisida yang dipergunakan untuk membuat popok.
3. MAHAL!, dari jaman popok sekali pakai masih kehitung Rp.1000/pcs sampai sekarang yang terbilang murah sudah seharga Rp 2.000/pcs belum lagi kalau anaknya sensitif harus pakai diaper yang mahal sekitaran Rp 3.000/pcs, dengan rata-rata pemakaian 7-8 diaper/hari = kita mengeluarkan uang sebesar Rp 16.000-24.000/hari. Jika anak masing menggunakan diaper hingga berusia 2 tahun = 730hari x Rp 2.000-3.000= Rp 11.680.000 – 17.520.000
Belum termasuk jika anak diare, jika anak nyopot diapernya sendiri.
Tambahkan jika rata-rata keluarga memiliki minimal 2 anak?
Bayangkan keluarga kami dengan 7 anak? Saya jadi nggak bisa bayangin jika harus menggunakan popok sekali pakai, hitungan pengeluaran keluarga kami akan menjadi minimal Rp 81.760.000 ini dengan estimasi anak bebas diaper diusia 2 tahun.
4. Sangat tidak ramah lingkungan!
Bayangkan selain popok tidak bisa terdegradasi, termasuk yang popok terbaru yang terbuat dari campuran bahan dari kain dan serat sintetis tidak mudah terdegradasi. Belum lagi polusi dari urine bercampur feses yang dibuang beserta popok ke TPA! Bayangkan juga jumlah popok yang dibuang
7. Sulit untuk toilet training (bebas diaper)

skinrash.jpg

Dampak Negatif penggunaan popok kain “reusable diaper”
1. Masalah kesehatan, seperti iritasi kulit seperti ruam, dll (tidak separah popok sekali pakai tapi pun bermasalah).
2. Dampak Lingkungan dari penggunaan dan produksi popok kain non organik, menjadi penyumbang penggunaan pestisida dan air yang sangat besar.
3. Dampak lingkungan dari penggunaan dan produksi popok kain dengan serat sintetis adalah serat tersebut akan berakhir ke badan air dan tanah dan tidak bisa terdegradasi, bahkan serat microfiber yang sangat kecil menyebabkan dampak yang jauh lebih mengerikan lagi untuk laut dan kehidupannya.
4. Sulit untuk toilet training (bebas diaper)

Jadi solusinya?
Pilihan ada pada diri kita masing-masing sebagai orang tua
Ingin nyaman dengan menjadi masyarakat nyampah untuk masa depan yang lebih nyampah (masa depan anak cucu kita).
Atau ingin jadi
Masyarakat with balance life.. menyeimbangkan antara kenyamanan menggunakan popok kain, training pants dan popok sekali pakai dengan konsekuensi yang kita pun tahu.

Life is hard! Life is a struggle! Human will always experience pain in life!

And its okay to experience hardness in life
Its ok to experience struggle
Its okay to experience normal human pain and suffering
I’m talking about parenting n diapering struggle and pain šŸ˜‰

Lagi pula, anak-anak kita tidak akan pee n poo tanpa bisa melakukannya sendiri selama umur hidupnya, dan pada akhir potty training, kita pun akan bebas dari masalah poo n pee. So let’s embrace being busy and training them without diapers if we can!

cloth-vs-disposable-diapers.png

Yuk ber zero waste diaper untuk anak-anak kita
Refuse

1. Tolak penggunaan popok sekali pakai berbahan plastik
2. Tolak penggunaan popok sekali pakai berbahan serat kain sintetis
3. Tolak untuk membeli popok kain dan training pants baru jika sudah punya yang lama

Reduce
1. Kurangi pembelian popok kain dan training pants baru, terutama yang berbahan kain serat sintetis. Pilih dari bahan serat alami meski dan tidak diwarnai sintetis. Be smart parents, smart buyer!
2. Hanya gunakan popok sekali pakai jika sedang travelling dan pilih yang berbahan serat campuran alami dan sintetis bukan plastik murni.
3. Pilih untuk memmeli diaper dan training pants second hand jika memungkinkan.

Reuse
1. Rawat popok kain dan training pants yang sudah dimiliki dengan baik, dan pakai untuk anak-anak lainnya.
2. Perbaiki popok kain dan training pants yang agak rusak.
3. Pilihan yang bisa digunakan untuk bekas diaper dan training pants, antara lain: kain menyerap air/kain lap, popok dewasa.
4. Donasikan koleksi diaper dan training pants ke keluarga yang membutuhkan.

Recycle
1. Pilihan recycle popok kain dengan serat campuran alami dan sintetis belum tersedia di Indonesia.

Rot
1. Komposkan kain bekas diaper dan training pants yang sudah tidak lagi bisa direuse untuk fungsi apapun.

zero waste 14 (diapers) copy.jpg

The choice is ours as parents as mom especially!

Deasi

Sources
https://www.smallfootprintfamily.com
https://www.smallfootprintfamily.com
http://www.mypregnancybaby.com/diaper-rash
http://www.livestrong.com/article/149890-environmental-impact-of-disposable-diapers/
http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2006/08/15/do-you-really-want-spend-more-to-expose-your-baby-to-the-dangers-of-disposable-diapers.aspx
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24749209
https://messyhomestead.wordpress.com/2015/03/04/cloth-diaper-dan-training-pants-terbaik-untuk-the-green-family-kids/
http://geegallery.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s