Ramadhan Journal + Tips Zero Waste hari ke 21

Butuh barang baru?
Apa yang akan kita lakukan?
1. Beli baru?
atau
2. Beli second hand?
atau
3. Tukar barang?

Mana yang paling ideal untuk sustainability?

Yuk kita obrolin.. ^^
Apa sih yang jadi hal yang sangat menguras sumberdaya dan perekonomian dunia dan punya kaitan penting dengan banyaknya sampah baru?
Barang baru!

Kenapa Barang Second Hand adalah salah satu solusinya?
1. Rata-rata pembuatan barang baru butuh sumber daya dari sumber yang origin dan sumberdaya lainnya yang lebih banyak daripada mengolah barang bekas.
2. Barang di dunia ini sudah sangat banyak, yang masih bisa digunakan lagi untuk pemilik kedua bahkan seterusnya.
3. Kita jadi mendukung usaha lokal.. (yang jualan barang second pada kenyataannya dari jaman dulu kan ya usaha lokal.. pun sampai sekarang).
4. SUPER HEMAT!
5. Kita jadi sangat mendukung humanity toward sustainability
6. Karena tahu sejarah barang, kita jadi punya ikatan yang lebih dengan apa yang kita miliki.
7. Jadi lebih care menjaga barang karena tahu seberapa susahnya sesuatu itu untuk dimiliki dan di produksi.
8. Kita jadi lebih selektif tuk nggak dengan mudahnya membeli barang lagi kecuali benar-benar butuh.

Solusinya?
1. Beli barang second hand atau
2. Tukaran barang
3. Mejual barang bekas kita

Sedikit cerita barang bekas dalam kehidupan keluarga kami..
1. Baju, nyari second hand clothes, atau stok sale, dan untuk anak-anak, bajunya turun temurun, sampe untuk bayi-bayiku dan mimi, masih punya baju bayi dari punya adikku yang sekarang usianya udah 27 tahun, tetap disimpan ibu dan diwariskan ke aku dan adik-adikku, sekarang dipakai cucu-cucunya.
2. Perabot rumah tangga pertamaku dari ibu semua: ada kulkas, lemari bajuku ketika remaja (sekarang jadi properti GMS, lemari piring dapur (sekarang jadi lemari essential oil GMS), meja belajar ketika aku remaja (sekarang jadi meja kerjaku), sajadah, mukena, sampai piringpun aku masih punya, Alhamdulillah nggak perlu beli barang baru.
3. HP, dapat warisan suami mulu.. (br tahun kemarin dapat hp baru, greng! itupun karena nggak ada hp yang second yang seperti ku butuhkan di kota malang (klo elektronik kudu ngecek sendiri). Laptop, warisan semua, meski ke upgrade dari toshiba, ke mac book pro, ke mac book air, begitu juga dengan ipad.

Sekarang suara-suara negatifnya..
Pasti kita punya segudang deh stok suara negatif dan alesan untuk tetap memilih membeli barang baru.. (sampe misal klo beli barang baru aja nggak mau yang di display kan ya..). I’ve done that.. but for non electronics, I’m no longer so picky.. contoh misal sepatu, baju, I’m fine getting the on the display klo misal harus beli baru tapi udah nggak ada stok yang masih tersimpan rapi di toko.

Misal..
Suara pertama
Aku nggak peduli sama lingkungan, pun kalo iya, emang udah gini nasibnya dunia, ada kelahiran ada puncak, ada kematian, sama pula dengan kondisi bumi.
^^^^^^^^^
Pikirin kondisi kantong.. Beli second hand itu jauhhhhhh lebih murah dan ramah dikantong lho.. ^^

Suara kedua
Uang bukan segalanya! kebahagiaanku lebih penting dari uang!
^^^^^^^^^
Coba pikir, abis belanja trus nggak dipake trus bikin rumah berantakan, nggak organize, kudu pusing cari barang yang diperlukan, sarang tikus mulai ada? Beli second hand, artinya kita jadi mikir dua kali mo beli.. klo nggak kepake, lebih nggak merasa bersalah mo dikemanainn gituu.. klo pun tar harus dibuang.. usia pemakaian produknya udah pantas berada dibumi..

Kalau misal nggak bisa beli second hand karena nggak punya alasan pun its ok, yang penting sebisa mungkin beli second hand.

Kenapa?
Bisa dibilang, belanja second hand itu jiwanya Zero Waste life, alias, jiwanya hidup dengan minim sampah.

Mungkin kalo opsi beli-beli less packaging susahhh banget ditempatmu, karena jauh dari GMS? ^^ Tapi siapapun di bumi Indonesia ini bisaaaa banget nget belanja barang second..

Di Malang nih:
1. Dimana-mana ada toko baju second hand (meski import kebanyakan).
2. Di pasar Bunul dekat tempat kami tinggal ada toko barang second, jualnya macem-macem, dari gelas, karpet, baju masyarakat lokal, rantang, rice cooker, dll.
3. Pasar Comboran (ini pusatnya! mulai dari sparepart elektronik sampe baju dan sepeda hingga baby walker ada alhamdulillah).
Diatas cuma tempat yang aku tahu dan suka hunting πŸ˜‰

Onlinepun sekarang sudah banyak lho:
1. OLX (hati-hati belanja disana, suka ada yg tipu-tipu, not so save, harus pintar).
2. Tokopedia sekarang juga ada barang second-hand
3. Ada Prelo yang ini barang berkualitas, dan aman transaksinya
4. Ada kaskus yang legendaris
Dan masih banyak lainnya..

Internet, bikin second hand or preloved or vintage products lebih mudah dijangkau baik tuk menjual dan membeli ^_^

Sekarang kita ngomongin Zero Waste to do nya tuk isu satu ini
Refuse
1. Tolak beli barang baru, klo opsi barang second masih ada terutama baju.

Reuse
1. Selalu pikirkan untuk diapakan barang yang sudah tidak kita pergunakan lagi, misal bisa dijual second hand kah? atau bisa untuk dinonasikan kah? Atau bisa di alih fungsikan kah dan dijual setelahnya?

Recycle
1. Pastikan sebisa mungkin mendaur ulang barang second yang sudah dimiliki dan sudah tidak bisa dipergunakan lagi sebelum berakhir menjadi kompos jika bisa atau TPA.

Rot
1. Pastikan untuk mengomposkan barang second yang bisa dikomposkan jika sudah tidak bisa dipergunakan atau diperbaiki atau di repurpose maupun recycle.

berbelanja second.jpg

Our Self is not value based on the new things we constantly buy to replace things we need that we don’t have anymore. We value by how wise we place and do our role in this dunya. As we can only leave goodness to be remembered and to be use by our next generations.

Deasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s