Ramadhan Journal + Tips Zero Waste hari ke 23

Nggak terasa sudah hari ke 23 berpuasa.. sedih rasanya bulan puasa sudah mau berakhir.. 😦 semoga kita semua bisa ketemuan dengan bulan puasa lagi ditahun depan ya..

Hampir sebulanan inshaAllah kalian paling nggak udah ngeliat sliwar sliwernya poster zero waste tips dari Green Mommy Shop. Paling tidak, kalian udah sedikit ngerti tentang masalah sampah kan ya?

Hari ini kita ambil real action lainnya lagi. Yaitu seputar packaging produk yang kita beli setiap harinya di sepanjang tahun.

Seberapa banyak kita sadari ketika kita berbelanja sesuatu barang dengan sadarnya kita mikir,
1. Ini sampah mau dikemanakan
2. Akan berakhir kemana sampah ini?
3. Ini bisa didaur ulang, beli aja deh barangnya..
4. Recycle : Apa bisa didaur ulang dikotamu?
5. Recycle : Apa tukang sampahnya akan setor ke tempat daur ulang atau ke TPA yang tidak memilah sampah dan langsung masuk ke insinerasi kah?
6. Recycle : disetor ke homebusiness sampah recycle, siapa yang nyetor? kita sendiri atau diberi ke tukang loak beli sampah recycle atau ke pemulung? apa pemulungnya mau ngambil sampah recyclenya?
7. ROT : apa sampahnya benar-benar bisa dikomposkan? nyatanya sampah dari kertas dan kain tidak semua bisa dikomposkan, misal kertas dan carboard bercoating, ada wax, ada sticker/lem, serat sintetis, atau bahan yang terlalu banyak campurannya.
8. ROT : Siapa yang mau mengomposkannya? TPA? atau kita sendiri?

It’s not at simple as you think things can be recycle or rot!

Jadi apa pilihan alternatif terbaik? Pasti yang no packaging donk ya.. Tapi jika itu sangat tidak memungkinkan, berikut ini adalah urutan pilihan packaging yang menurutku paling bijak, yaitu pilih untuk berbelanja produk dengan pilihan:
1. Tanpa packaging
2. Minim packaging
3. Dengan packaging/wadah yang bisa didaur ulang

Apa saja sih contoh produk dengan pilihan yang bisa tanpa packaging?
1. Sayuran, buah dan bumbu dapur
2. Ikan, daging, telur
3. Beli makanan di luaran
4. Di beberapa tempat masih memungkinkan membeli terigu, gula, beras, minyak dengan wadah sendiri
5. Toko bangunan
6. Toko listrik (ada sangat banyak barang yang tidak dipacking), just say no to plastic bag.
7. Toko pakaian
8. Second hand product

Apa saja sih contoh produk dengan pilihan minim packaging?
1. Personal care n Household n Cosmetics Green Mommy Shop (kalian juga bisa beli dengan sistem refill lho..).
2. Belanja isi grosiran apa saja (beras, gula, minyak, kacang dan biji-bijian, kecap, saos tomat, saos sambal, bumbu, dan kebutuhan dapur lainnya).
3. Belanja langsung ke toko lokal (belanja online pasti deh meski diusahakan tanpa plastik, pasti akan ada plastik dan box dan shred paper, dll dalam packaging agar extra aman).

Apa saja sih contoh produk dengan pilihan packaging yang bisa didaur ulang?
1. Wadah kardus, atau dari kertas minim coating termasuk coating wax atau waterproof, (lakban atau sticker harus dilepas).
2. Kain serat alami (non polyester atau serat sintetis lainnya tidak bisa di daur ulang).
3. Plastik yang bisa di daur ulang: PET, HDPE, PVC, PP, LDPE, PS, dan sebagian dari plastik dengan kode no. 7 (karena kebanyakan berasal dari plastik campuran yang tidak bisa atau sulit di daur ulang).
4. Aluminum
5. Stainless steel
6. Kaca
7. Kayu, Bambu
 
zero waste 23.jpg

Sekarang, karena kita sudah tahu pilihan untuk packaging yang lebih ramah lingkungan dan minim sampah, sekarang actionnya ya!
Refuse
1. Tolak membeli produk yang memiliki alternatif tanpa packaging

Reduce
1. Kurangi berbelanja produk yang tidak ada alternatif packaging ramah lingkungan
2. Kurangi berbelanja produk yang tidak ada alternatif refill
Kurangi berbelanja produk yang tidak ada alternatif no packaging
3.
Refill
1. Maksimalkan berbelanja kebutuhan dengan opsi refill seperti di Green Mommy Shop dan lokal shop lainnya.

Reuse
1. Pastikan untuk menggunakan kembali wadah kosong yang bisa dialihfungsikan sebagai wadah untuk belanja, misal toples kaca/plastik BPA free untuk belanja ikan atau daging ke pasar.

Recycle
1. Maksimalkan untuk merecycle sampah packaging yang sudah tidak bisa di Reuse atau dikomposkan

Rot
1. Komposkan sendiri di rumahmu packaging yang bisa di komposkan dan tidak bisa di daur ulang/Recycle atau di Reuse.

You will always be much more happier no matter how small but consistent thing you are doing when you know you are doing a good things to help you self, help others, help humanity and help the world.

Deasi

ps: Let me know what else u can think of other places or products we can purchase in Indonesia without packaging in the comments below. You help will be a great aid for everybody.. ^_^

Sumber:
http://nationalgeographic.co.id/berita/2011/11/90-persen-sampah-di-indonesia-belum-didaur-ulang
https://lingkunganhidup.co/sampah-plastik-indonesia-dunia/
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160222182308-277-112685/indonesia-penyumbang-sampah-plastik-terbesar-ke-dua-dunia/
http://www.kompasiana.com/mariahardayanto/sampah-elektronik-dibuang-kemana_55008709a33311376f5115f2
https://www.buffalo.edu/recycling/recyclable.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s