Apa yang idealnya kamu lakukan terhadap plastik yang sudah kamu miliki?

Ini realita dari masalah sustainability sepanjang yang saya ingat sejak lebih dari 1 dekade yang lalu.

Sangat jarang saya mendengar pertanyaan dari mereka-mereka yang kemudian tahu dengan masalah sampah plastik dan ingin merubahnya ke arah yang lebih baik seperti:

“Apa yang idealnya saya lakukan terhadap sampah atau bukan sampah berbahan plastik yang sudah saya miliki?” 

Sebaliknya, ini yang saya lihat dan dengar :

“Saya akan membebaskan rumah saya dari penggunaan plastik sekali pakai termasuk alat-alat plastik terutama dari dapur dan peralatan anak dan menggantinya dengan yang bukan plastik!” 

Adakah hal yang lebih bijak yang seharusnya kita tanyakan kepada diri kita sendiri tentang peralihan untuk hidup yang lebih ramah lingkungan-sustainable-dan meminimalisir sampah terutama plastik beserta racun yang terkandung di dalamnya dari kehidupan kita?

Meskipun kami di Green Mommy Shop berusaha keras untuk meminimalisir penggunaan wadah plastik untuk produk dan dalam segala lingkup usahanya, dan kami sekeluarga juga berusaha meminimalisir penggunaan plastik dikehidupan keluarga kami hingga saat ini. Tetapi kenyataannya, ada banyak plastik dikehidupan kita apapun usaha kita untuk tidak memilihnya hingga mengeliminasinya.

Hal terburuk yang akan kita lakukan atas plastik-plastik yang sudah kita miliki adalah membuang semuanya ke tempat sampah. Coba kita berpikir lebih bijak untuk memperpanjang usia plastik-plastik tersebut. Gunakan beberapa kali lagi jika itu bisa kita lakukan.

23517475_1487727181282041_4893293438377867870_n.jpg

Ide-ide untuk menggunakan plastik bekas di dapur
Area ini adalah area rumah yang paling banyak menghasilkan sampah plastik sekali pakai. Mulai dari kantong belanja, hingga yang paling parah adalah pembungkus makanan, sayur dan buah. Belum lagi sampah plastik dari makanan yang dibeli dari luar. Dengan modal mencucinya kembali, kita bisa memperpanjang usia plastik bekas dari dapur:
1. Gunakan pembungkus bekas untuk membungkus sayuran, buah yang harus masuk ke kulkas dan harus dibungkus agar awet lebih lama.
2. Wadah bekas pembungkus makanan bisa dijadikan wadah bungkus makan lagi untuk misal kita ingin berbagi makanan dengan orang lain yang lebih membutuhkan, atau untuk kiriman ke teman/tetangga.
3. Digunakan sebagai bahan crafting
4. Dibuat untuk project eco-bricks
5. Digunakan sebagai tempat stationary, mainan anak-anak, dan sejenisnya

Dan ketika saatnya saya tahu plastik tersebut sudah membahayakan untuk digunakan (kesehatan) atau lingkungan (mungkin karena mulai pecah/sobek), saya pastikan untuk dikirim ke Bank Sampah, pengepul sampah plastik. Dan untuk langkah terpenting selanjutnya adalah mengganti opsi plastik tersebut dengan bahan yang lebih sustainable-ramah lingkungan, dan atau cara yang lebih minim penggunaan plastik.

33221590_1673994355988655_427084873535062016_n

Ide-ide untuk menggunakan plastik bekas di kamar mandi
Ini tantangan yang lumayan berat juga untuk sebagian besar dari kita. Tantangannya bukan semata-mata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai meski pemakaiannya mungkin minimal sebulan sekali pakai. Tetapi juga, ada hal sangat penting dibalik plastik sekali pakai tersebut: Racun dari bahan kimia sintetis berbahaya pada produk personal care dan kosmetik juga produksi bahan-bahan tersebut yang tidak ramah lingkungan dan tidak sustainable (karena menggunakan sumber bahan alam yang tidak bisa diperbaharui).
Untuk hal yang satu ini, berbalik dari dilema pertanyaan di pembukaan artikel ini, yang sering ditanyakan orang adalah “Apa boleh saya terus menggunakannya hingga habis dan sambil bertransisi dengan produk perawatan yang wadahnya bukan plastik sekali pakai, atau jika plastik itu bisa direfill?” In a way, saya pikir semua manusia (kalau tidak semua sebagian besar) dari kita itu munafik/hypocrite. Kita berbicara satu hal, tapi kita melakukan hal lain terhadap hal yang sama. Please pardon my language. Saya hanya berbicara kenyataan dan ini bukan sesuatu yang berlebihan untuk diungkapkan.
Kenapa tentang makanan dan bahan plastik untuk anak-anak kita (mainan, dan sejenisnya), kita jauhkan dari bahan plastik secepat kilat, tetapi yang ada kaitannya dengan bahan plastik sekali pakai+racunnya terhadap tubuh kita+tidak ramah lingkungannya produksi dan akhir dari produk tersebut dari produk di dalam kamar mandi yang ada kaitannya dengan kecantikan kita (untuk terlihat seperti apapun imaginasi kita untuk ditampilkan) menjadi sesuatu yang kita harus menunggu waktu untuk berubah?
Think about it!
Saya tidak menyarankan untuk langsung membuang produk di dalam kamar mandimu untuk diganti produk yang wadahnya bukan plastik atau bisa di refill. Tidak sama sekali, justru idealnya, pakai hingga habis, meski kalau saya, bukan ke tubuh yang akan saya pakai, tapi misal, untuk mencuci hal lainnya (bukan untuk tubuh).
1. Pakai wadahnya untuk direfill dengan produk yang ramah lingkungan
2. Buat untuk bahan mainan anak
3. Sebagai bahan crafting
4. Sebagai wadah misal peniti, dll
5. Bekas sikat gigi plastik, sangat ideal dipergunakan sebagai sikat untuk sudut-sudut yang susah dibersihkan
6. Wadah botol shampo kecil masih bisa dibersihkan untuk dipakai sebagai travelling shampo bottle.
Dan seperti semua produk plastik yang tidak layak pakai lagi karena sudah habis masa pakainya, pastikan untuk dikirim ke bank sampah atau pengepul sampah untuk bisa semaksimal mungkin didaur ulang.

Jangan merasa berkecil hati jika kamu harus jatuh bangun untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Jangan pula merasa malu jika baru memulainya

Setiap kebaikan yang kita lakukan itu adalah kado dari Allah. Bersyukurlah kalau kita diberi kesempatan untuk menjadi sadar dan berbuat kebaikan.

31959475_1658265600894864_3030848770272133120_n.jpg

 

Mulailah untuk membuat perubahan pilihan.
Jangan dipikirkan lagi tentang barang-alat-wadah plastik sekali pakai yang sudah terbeli atau dimiliki.
Pakai saja apa yang sudah dimiliki hingga habis masa pakai plastiknya (pastikan untuk tahu batas aman penggunakan barang plastik).
Dan yang paling penting untuk kedepannya lebih bijak dalam berbelanja minim sampah terutama sampah plastik, dan memilih produk sustainable pada akhirnya.
Perbaikan dari waktu ke waktu dengan konsisten lebih berarti dari menjadi sempurna dalam sekejab tetapi tidak konsisten.

Dan ingat 😉
Bulan ini adalah bulan #JuliBebasPlastik #PlasticFreeJuly #ChooseToRefuse
Jangan lupa yuk ikutan belajar tentang bagaimana agar bisa bebas dari plastik di kehidupan kita sehari-hari, salah satunya belajar dari http://www.plasticfreejuly.org/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s