Alternatif Zero Waste Untuk Peralatan Sekolah/Kantor

Hari ini kita ngomongin dilema sampah plastik yang ditimbulkan dari kebutuhan untuk sekolah dan kantor di seputar kebutuhan stationary.

Bedanya jaman dulu dan sekarang di Indonesia ini, seperti di negara-negara lainnya, semua produk stationary dari versi yang tidak dipacking single produk dengan single packaging menjadi semua ada single packagingnya, baik itu dari bahan yang bisa di daur ulang tetapi kebanyakan menggunakan packaging berbahan plastik.

Kalau ditanya seberapa sering saya belanja peralatan kantor (GMS) dan peralatan belajar (stationary) homeschool anak-anak kami, jawabnya, kami jarang membeli. Karena:

  1. Masih punya dan barangnya awet bertahun-tahun
  2. Untuk barang sekali pakai penggunaannya minimalis jadi akhirnya jarang beli juga

Jujur saya tidak tahu apa saja stationary yang dibutuhkan anak sekolah jaman sekarang (kami berhomeschool lebih dari 1 dekade dengan kebutuhan stationary yang itu-itu saja).

Begitu juga dengan stationary yang dibutuhkan untuk eco-business kami (GMS), kebutuhannya ya itu-itu saja juga.

Sharing saya ini adalah sekedar memberikan informasi produk stationary apa saja yang dengan mudah ditemukan alternatif zero waste-sustainablenya, dengan kata lain, pilih produk dengan filter/pemikiran:
1. Produk yang punya masa pakai lebih lama = berkemungkinan kecil menambah timbunan sampah stationary di TPA.
2. Produk yang punya alternatif bisa dikomposkan
3. Opsi paling terakhir adalah produk yang memiliki kemungkinan/kepastian terrecycle dengan persentase yang besar/lazim.
4. Terakhir jika tidak tersedia opsi-opsi di atas pilih produk yang tidak beracun/ramah lingkungan.

Nah sekarang dimana tempatnya untuk mendapatkan produk-produk tersebut?
1. Cari di rumah, kemungkinan besar, rata-rata dari kita sudah memiliki sebagian besar kebutuhan stationary sekolah/kantor. Yang jadi pertanyaan, akan kita kemanakan produk-produk tersebut ketika kita ingin beralih ke hidup zero waste?
a. Pastikan menggunakan apa yang sudah dimiliki hingga habis siklus hidup produk tersebut.
b. Pakai peniti hati, karena godaan untuk spring cleaning alias bersih-bersih, mengganti tema/dekorasi rumah, masuk sekolah, hingga apa produk yang bikin kita bahagia atau tidak, adalah sumber energi terbesar untuk membuat kita ingin mengganti stationary yang masih layak dipakai untuk dibuang, diberi ke orang lain agar kita bisa beli yang baru.
2. Cari di toko buku terdekat
3. Cari di toko stationary
4. Terakhir baru belanja online di toko yang bisa memberikan alternatif pengiriman minim-bebas plastik.

Di bawah ini adalah produk stationary alternatif yang lebih ramah lingkungan pastinya minim sampah atas pemakaiannya (zero waste) yang dipakai anak-anak kami + saya + GMS:

photo6208264880524470261

Lunch set
Peralatan makan to go ini sesuatu yang sederhana untuk dimiliki tetapi efek untuk tidak memilikinya terhadap sampah dan sustainability sangat besar
Jika menggunakan peralatan makan-minum plastik maka harus diganti ketika sudah mulai lecet (ada masa pakai plastik yang sangat pendek)

Jika memilih untuk tidak membawa peralatan makan-minum maka pilihannya adalah beli = berpotensi sangat besar menghasilkan sampah terutama plastik.

Bulpen
Pilihan pulpen yang paling nggak nyampah:
Pastikan bisa di refill
Pilih yang pulpennya dari metal
Paling oke lagi pakai tinta seperti merek parker, fountain

Solasi
Untuk kebutuhan belajar, sekolah, homeschool, home office, pun untuk kantor, solasi bening kecil dengan mudah bisa kita ganti dengan paper tape.

Serutan Pensil
Pilihan satu ini bisa:
Menggunakan serutan pensil bersama (minta untuk kantor/ruang kelas) agar memiliki serutan pensil besar/mechanic

Pilih serutan pensil berbahan metal

Gunting
Kayaknya ini bukan sesuatu yang setiap siswa harus punya ๐Ÿ™‚
Kalau harus punya, ada pilihan gunting besi

Stabilo
Mengakali stabilo versi saya:
menggunakan pensil warna berwarna terang seperti kuning
menggunakan crayon berwarna terang yang warnanya tidak luntur untuk di kertas buku tulis.
Punya saya: pelikan marking crayons warna merah, Sharpie peel-off warna kuning

Pencil Case
Mudah banget memang tergiur dengan design dan bahan ๐Ÿ™‚
Tapi pilihan dengan bahan yang sustainable pun bisa punya design yang kita suka atau bahan yang cocok di hati
Kalaupun tidak ada, kita bisa bikin sendiri, mudah kan :-*

Pensil
Pensil bukan masalah sulit untuk pilih yang sustainable
Pilihan yang paling ideal tergantung juga seberapa bisa kita menjangkaunya di tempat lokal
Bahan pensil dari kayu daur ulang
Bahan pensil tanpa pewarna beracun atau pilih yang tanpa pewarna
Packaging bukan plastik kalau bisa tanpa packaging

Push Pin
Saya paling suka menggunakan push pin dan post o notes untuk reminder. Untuk post o notes, pilihannya masih beli grosir, atau meminimalisir penggunaannya. Untuk push pin plastik alhamdulillah sekarang sudah ada alternatif push pin bamboo ๐Ÿ™‚

Papan tulis dengan spidol/highlighter VS Kapurย 

photo6208264880524470264.jpg

Notebook plastik atau dengan spiral bound plastik VSย Notebook/buku tulis tanpa spiral bound plastikย 

notebook non plastik

Map Plastik VS Map Kertas

photo6208264880524470268.jpg

Penggaris Plastik VS Penggaris Metal atau Kayu

photo6208264880524470267-e1531215887846.jpg

Contohnya saya sempatin foto segini dulu ya, jangan lupa kalian sharing, kalau ada alternatif lain yang lebih sustainable, dan tambahin kalau ada alternatif lain yang belum masuk ke list ini ๐Ÿ™‚

 

Advertisements

2 thoughts on “Alternatif Zero Waste Untuk Peralatan Sekolah/Kantor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s